Menyeberangi Karang Berombak Besar di Pantai Timang Gunung Kidul

Menyeberangi Karang Berombak Besar di Pantai Timang Gunung Kidul – Pantai Timang merupakan salah satu pantai di kabupaten gunung kidul yang terkenal akan pemandangan pasir putih yang alami serta kokohnya batu batuan besar di sekitar pantai.

Tumbuhan pandan berderet yang tumbuh di sekitar pantai dan deburan ombak pantai menambah daya tarik tersendiri panorama pantai timang. Jika wisatawan berkunjung ke pantai ini, wisatawan bisa sekalian berkunjung ke pantai pantai lain yang jaraknya berdekatan dengan pantai timang seperti pantai nglambor, pantai jogan, pantai siung, pantai seruni, pantai pok tunggal, dan pantai ngetun. 

Pantai timang gunung kidul terbagi menjadi dua wilayah yang berbeda. Wilayah pertama merupakan pantai dengan pasir putih dan bersih yang berada di sebelah timur, sedangkan bagian kedua merupakan perbukitan batu batuan terjal yang berbatasan langsung dengan laut yang berada di sebelah barat. Batu batu besar atau pulau tersebut dikenal dengan nama batu panjang atau pulau panjang dan pulau timang. Panorama pantai nampak semakin indah dengan adanya batu batuan megah yang berdiri kokoh di pinggiran pantai.

Pulau timang gunung kidul tidak seperti pulau biasa yang berupa lahan pasir yang luas, pulau ini berupa bongkahan batu karang yang besar dengan dinding tebing yang curam. Untuk mencapai pulau timang wisatawan harus menggunakan gandola kayu atau kereta gantung menyeberangi ombak besar yang memecah batuan karang. Gandola kayu ini ditarik dengan tali tambang yang kokoh dengan menggunakan tenaga manusia. Gandola kayu ini ditarik mulai dari bibir pantai timang menuju pulau timang dengan jarak luncur sekitar 50 – 100 meter.

Diperlukan nyali yang besar untuk  menyeberang kesana, karena sepanjang jarak itu wisatawan akan meluncur sendirian dengan ditemani pemandangan ombak pantai yang besar. Fasilitas gandola kayu merupakan hasil swadaya dari masyarakat sekitar yang awal mulanya banyak digunakan oleh warga untuk menyeberang mencari lobster ke pulau timang. Namun semakin dengan banyaknya wisatawan yang datang dan mencoba untuk menyeberang menggunakan gandola kayu ini, masyarakat akhirnya mengkomersilkannya dengan menarik biaya sebesar Rp. 200.000/orang. Harga tersebut lumayan mahal karena gandola ditarik secara manual dan butuh tenaga beberapa orang untuk menarik gandola tersebut.

Pulau timang kaya akan hasil laut yang sangat melimpah, salah satu hasil lautnya yang sangat terkenal adalah lobster. Masyarakat rela besusah payah menyeberang ke pulau ini untuk mencari lobster dan hasil laut lainnya. Lobster dari pulau timang ini mempunyai nilai ekonomi yang sangat tinggi dan merupakan salah satu lahan mata pencaharian warga sekitar pulau timang.

Banyak wisatawan yang belum mengenal pantai timang karena pantai ini memang tidak secara khusus dibangun untuk objek wisata. Letak pantai timang berada di pedukuhan danggolo, desa purwodadi kecamatan tepus kabupaten gunung kidul yogyakarta. Perjalanan dari yogya menuju ke pantai timang membutuhkan waktu kurang lebih selama 3 jam. Jarak dari kota wonosari sampai ke pulau timang adalah sekitar 35 km. Rute yang bisa diambil diantaranya wonosari – menuju ke arah pantai boron – pertigaan mulo – menuju ke arah pantai siung – pasar dakbong – melewati jalan berbatu – pantai timang.

Bagi wisatawan yang ingin berkunjung ke pantai timang disarankan untuk menyewa montor saja, atau jika tidak ingin kesasar wisatawan juga bisa bergabung dengan paket wisata yogya yang menawarkan perjalanan wisata ke pantai timang. Bawalah bekal sendiri karena fasilitas umum yang ada di pantai timang seperti warung makan sangat susah dicari. Belilah makanan di wonosari yang relatif mudah menemukan mini market.

 

About Author

client-photo-1
Ahmad
Seorang Blogger dari kota istimewa Jogjakarta yang kerjaane menulis dan menulis di dalam sebuah website. Menerima juga jasa optimasi website.

Comments

Leave a Reply