Tempat Wisata di Jogja ~ Kuliner Murah Meriah di Jogja Ala Anak Kos – Kalian muda mudi pemburu kuliner kekinian yang ngga ingin duitnya cepat surut di Yogyakarta? Ngga usah khawatir guys.

Sehari berkunjung ke Jogja untuk kulineran itu kurang! Karena banyak sekali kreativitas pangan yang kekinian loh. Selain unik kuliner kekinian murah meriah ala anak muda Jogja berikut wajib dikunjungi.

Berikut daftar Kuliner Murah Meriah di Jogja Ala Anak Kos ;

Mie Ayam Popeye

Dari namanya saja unik tentu ada hal unik lainnya dong. Mie Ayam Popeye ini memang sedikit berbeda dari Mie Ayam biasa. Mie Ayam ini dilengkapi dengan toping kulit ayam yang besar dan komplit dengan suwiran ayam dan bumbunya yang khas.

Disebut popeye karena mie ayam disini ditemani bayam yang kata penjualnya biar sekuat Popeye! Hebohnya lagi mie Ayam ini murah banget. Dihargai Rp. 7000 yang sudah sepaket dengan bayam kamu bisa pulang dengan perut kenyang. Lokasinya berada Trirenggo Bantul. Yakin ngga kesini? 😀

Ayam Geprek Harmoni

Ayam geprek bakar, rica-ria ayamnya yang lezat dan pedas pasti ketagihan untuk balik lagi. Terlebih ditambah Sop Ceker yang segar. Mantap jiwa! Harga mulai dari Rp. 6000 – Rp. 16.000 saja. Murah bin nikmat bukan? 😀 nah salah satu lokasinya berada di Jl. Garuda No. 197 Condong Catur.

Nasi Langgi Pak Iman

Nasi Langgi yang berlokasi di Jl. Magelang KM. 4 ini murahnya keterlaluan. Nasi dengan lauk pauk komplit hanya Rp. 7000 saja. Nah dompet masih aman dong ya. 😀

Chicken Pedia Jogja

Chicken Pedia Jogja yang bermula di Jl. Perumnas No. C1 ini juga kerap didatangi pengunjung kulineran. Harganya mulai dari Rp. 2500 – Rp. 11.000. masih murah?

Pawon Sulung Resto

Salah satu kuliner yang nyaman untuk “Family Time” bisa kalian kunjungi Pawon Sulung Resto. Tempat dan makanannya memang tradisional, tapi tentu unik dong. Menu khas Gunungkidul seperti oseng kembang turi, botok oseng kkemabng gandoel jangan Lombok bisa kalian nikmati di sini.

Selain itu, makanan khas Indonesia Timur juga bisa kalian lengkapi sebagai santapan seperi Ikan Kuah Kuning sama Wedang Sarang Semut yang dikirim langsung dari Papua.  Harganya masih sangat bersahabat guys yaitu mulai dari Rp. 2500 – Rp. 15.000. lokasinya berada di Jl. Selokan Mataram No. 8, Seturan.

Nah ini tadi sahabat sedikit pembahasan kita mengenai Kuliner Murah Meriah di Jogja Ala Anak Kos, semoga informasi yang saya berikan ini bermanfaat.

Buat kamu yang g mau ribet dalam liburan bisa menggunakan layanan Paket Wisata Jogja dari Destinesa.

 

Makanan Wajib Oleh-Oleh Khas Jogja, Pulang dari Jogja mau bawa oleh-oleh makanan apa saja ya? Pasti kalian merasa aneh jika pulang dari Jogja tanpa membawa makanan yang dibagi-bagi. Adanya kalian diserbu dengan pertanyaan “Oleh-olehnya mana?”

Tentu ada cukup banyak Makanan Wajib Oleh-Oleh Khas Jogja yang bisa anda pilih untuk dibawa pulang. Nah berikut Makanan Wajib Oleh-Oleh Khas Jogja yang bisa kamu jadikan buah tangan;

Daftar Makanan Wajib Oleh-Oleh Khas Jogja

BAKPIA

Camilan satu ini pasti tidak asing dong. Bakpia memang menjadi salah satu buah tangan favorit yang dibawa pengunjung ketika berkunjung ke Jogja. Dahulu bakpia diisi oleh daging babi, namun adanya pengaruh islam di Jawa maka bakpia diganti isiannya dengan kacang yang dicincang dan diberi perasa manis gula. Sekarang ini banyak sekali varian rasa bakpia selain kacang, seperti keju, cokelat ataupun ubi ungu. Bakpia bisa kamu temukan di toko oleh-oleh di Malioboro, Pasar Beringharjo maupun outlet-outlet Bakpia di Jogja.

YANGKO

Yang manis-manis berikutnya adalah Yangko. Yangko disebut sebagai “mocinya Jogja”.  Bedanya adalah Yangko dibuat kotak-kotak dan warna-warni. Satu kotak Yangko biasanya berisi 30 buah dengan rasa yang bervarian. Yangko bisa kamu temukan di segala sudut Jogja. Namun Yangko yang paling popular di Jogja adalah Yangko Pak Prapto di Jl. Pramuka No. 82 Yogyakarta.

GEPLAK

Selanjutnya adalah Geplak. Geplak bisa kamu jadikan referensi oleh-oleh khas Jogja nih. Rasanya yang manis membuatmu selalu ingin mencoba makanan yang satu ini. Terbuat dari daging kelapa yang diiris tipis dan dimasak dengan campuran gula ini sudah mulai dimodifikasi sehingga bisa dinimati dengan berbagai varian rasa dan warna yang semakin menarik.

GUDEG KERING

Ingin gudeg dibawa pulang tapi takut basi? Gudeg Kering bisa Anda jadikan oleh-oleh. Berbeda dengan gudeg basah, Gudeg Kering dimasak lebih lama dan rasanya cenderung lebih manis daripada gudeg basah. Dari sentra gudeg yang ada di Jogja, Anda bisa membawa Gudeg Kering dari outlet Yu Djum. Karena tidak menggunakan bahan pengawet, gudeng kering bisa dinikmati selama tiga hari dan sebaiknya disimpan di lemari es. Untuk pengemasannya bisa menyesuaikan selera Anda, bisa menggunakan besek ataupun kendil.

COKLAT MONGGO

Cita rasa cokelat asal Belgia bisa Anda nikmati tanpa harus berbelanja di Belgia lho. Di Yogyakarta terdapat cokelat Monggo yang pembuatnya asli dari Belgia. Sehingga kualitas dan rasa tentu sesuai racikan cokelat khas Belgia ya. Meskipun pemiliknya orang asing, coklat ini tetap ada unsur Jawa yaitu “Monggo” yang berarti “silahkan”. Untuk memperolehnya Anda bisa datangi langsung ke Jl. Dalem KG III/978, Kota Gede Yogyakarta.

Demikian lima pilihan oleh-oleh khas Yogyakarta dari makanannya. Semoga bermanfaat. Jika sobat ndak ingin repot dalam berlibur sahabat bisa menggunakan layanan Paket Wisata Jogja dari Destinesa.

 

Tempat Wisata di Jogja, Kalian muda mudi pemburu kuliner kekinian yang ngga ingin duitnya cepat surut di Yogyakarta? Ngga usah khawatir guys ada banyak Kuliner Murah Meriah Ala Anak Kos di Jogja.

Sehari berkunjung ke Jogja untuk kulineran itu kurang! Karena banyak sekali kreativitas pangan yang kekinian loh. Selain unik kuliner kekinian murah meriah ala anak muda Jogja berikut wajib dikunjungi.

Daftar Lengkap Kuliner Murah Meriah Ala Anak Kos di Jogja

Mie Ayam Popeye

Dari namanya saja unik tentu ada hal unik lainnya dong. Mie Ayam Popeye ini memang sedikit berbeda dari Mie Ayam biasa. Mie Ayam ini dilengkapi dengan toping kulit ayam yang besar dan komplit dengan suwiran ayam dan bumbunya yang khas. Disebut popeye karena mie ayam disini ditemani bayam yang kata penjualnya biar sekuat Popeye! Hebohnya lagi mie Ayam ini murah banget. Dihargai Rp. 7000 yang sudah sepaket dengan bayam kamu bisa pulang dengan perut kenyang. Lokasinya berada Trirenggo Bantul. Yakin ngga kesini? 😀

Ayam Geprek Harmoni

Ayam geprek bakar, rica-ria ayamnya yang lezat dan pedas pasti ketagihan untuk balik lagi. Terlebih ditambah Sop Ceker yang segar. Mantap jiwa! Harga mulai dari Rp. 6000 – Rp. 16.000 saja. Murah bin nikmat bukan? 😀 nah salah satu lokasinya berada di Jl. Garuda No. 197 Condong Catur.

Nasi Langgi Pak Iman

Nasi Langgi yang berlokasi di Jl. Magelang KM. 4 ini murahnya keterlaluan. Nasi dengan lauk pauk komplit hanya Rp. 7000 saja. Nah dompet masih aman dong ya. 😀

Chicken Pedia Jogja

Chicken Pedia Jogja yang bermula di Jl. Perumnas No. C1 ini juga kerap didatangi pengunjung kulineran. Harganya mulai dari Rp. 2500 – Rp. 11.000. masih murah?

Pawon Sulung Resto

Salah satu kuliner yang nyaman untuk “Family Time” bisa kalian kunjungi Pawon Sulung Resto. Tempat dan makanannya memang tradisional, tapi tentu unik dong. Menu khas Gunungkidul seperti oseng kembang turi, botok oseng kembang gandoel jangan Lombok bisa kalian nikmati di sini.

Selain itu, makanan khas Indonesia Timur juga bisa kalian lengkapi sebagai santapan seperi Ikan Kuah Kuning sama Wedang Sarang Semut yang dikirim langsung dari Papua.  Harganya masih sangat bersahabat guys yaitu mulai dari Rp. 2500 – Rp. 15.000. lokasinya berada di Jl. Selokan Mataram No. 8, Seturan.

Lima dulu makanan kekiniannya. Kalau banyak-banyak nanti bingung loh 😀 semoga bermanfaat.

Sebenarnya ada banyak sekali Kuliner Murah Meriah Ala Anak Kos di Jogja yang bisa anda jelajahi, tetap stay dimari untuk update konten selanjutnya.

 

Tempat Wisata di Jogja, Berwisata di Yogyakarta tidaklah lengkap jika tidak bersantap kuliner yang sangat beragam. Mulai dari kuliner khas Yogyakarta, maupun kuliner modifikasi yaitu kuliner kekinian. Tempat Wisata Kuliner Legend di Jogja yang Wajib Dikunjungi ini bisa menjadi alternatif pilihan anda.

Hasil kreativitas pengolahan makanan oleh warga Yogyakarta tentu menjadikan Yogyakarta tempat wisata yang meninggalkan kesan untuk ingin kembali lagi. berikut adalah kuliner khas Yogyakarta legendaris yang wajib kamu cicipi ketika berkunjung.

Daftar Tempat Wisata Kuliner Legend di Jogja yang Wajib Dikunjungi  ;

Gudeg

Deretan Gudeg khas Yogyakarta memang bersanding dan mengunggulkan cita rasa tersendiri. Nah dari sekian banyak Gudeg yang ada di Yogyakarta, rugi jika kalian tidak menyantap salah satu gudeg paling favorit yaitu gudeg Yu Djum.

Berdiri sejak tahun 1951, gudeg Yu Djum memiliki khas yaitu disajikan dengan krecek pedas, ayam, telor bumbu, termasuk tahu dan tempe bacem.

Sate Klathak

Sate Klathak tentu berbeda dengan sate pada umumnya. Disebut “Klathak” karena diambil dari proses pembakaran sate yang berbunyi “klathak-klathal”. Selanjutnya, sate ini terbuat dari daging kambing muda yang dibakar dan hanya dibumbui garam dan merica. Ukuran sate ini juga tiga kali lebih besar daripada ukuran sate pada umumnya. Sate yang pada umumnnya distusuk dengan bamboo, sate klathak ditusuk dengan jeruji besi. Dari beberapa sate Klathak yang ada di Jogja, Sate Klathak Pak Pong adalah salah satu sate Klathak yang digemari para pengunjung.

Sate Klathak pak Pong dibanderol harga Rp. 14.000. apabila ingin ditambah dengan nasi putih dan es teh manis pengunjung hanya menambah Rp. 6000, sehingga dengan Rp. 20.000. murah dan kenyang kan?

Brongkos

Brongkos merupakan kuliner legendaris khas Jogja yang tidak kalah nikmat dengan kuliner lain. Perpaduan daging sapi, kluwak, sayur, dan diolah dengan berbagai jenis rempah pada awalnya hanya bisa dinikmati oleh kaum bangsawan. Akan tetapi sekarang siapapun bisa menikmati makanan sehat yang enak dan bergizi. Salah satu Brongkos favorit di Jogja adalah Brongkos Bu Padmo. Buka dari pukul 07.00 hingga 17.30 warung brongkos bu Padmo selalu ramai. Harga yang dibanderol untuk satu porsi Brongkos mulai dari Rp.20.000 hingga Rp. 30.000. sebanding lah ya untuk menyantap makanan kaum priyayi pada zamannya. 😀

Nasi Goreng Beringharjo

Nasi goreng Beringharjo terkenal dari perpaduan kuliner Jawa dan Cina. Terkenal sejak tahun 1960, Nasi Goreng Beringharjo menjadi salah satu kuliner legendaris khas Yogyakarta.

Angkringan

Berkunjung ke Yogyakarta juga kurang lengkao jika tidak mampir ke Angkringan. Umumnya, angkringan dikenali dengan gerobak yang membawa makanan murah seperti nasi kucing, sate usus, gorengan-gorengannya dan khasnya adalah lauk pauk tersebut biasanya dibakar terlebih dahulu. Angkringan di Yogyakarta bisa kalian temui di sudut Jogja manapun. Namanya juga khas Yogya 😀

Soto

Berkuliner Soto juga perlu dilakukan jika Anda suka makanan yang berkuah. Dari beberapa soto yang ada di Yogyakarta, soto Kadipiro Yogyakarta merupakan salah satu soto yang legend. Berdiri di sejak tahun 1912, soto dari resep asli bapak Karto Wijoyo ini tidak begitu berbeda dari soto pada umumnya yaitu kuah kaldu bening yang dicampur dengan kol, suwiran daging, taoge, bawang goring dan seledri. Sebagai pelengkapnya kamu bisa menambah dengan nasi, perkedel, tempe bacem, sate, ataupun ayam kampong suwir.

Bakmi Jawa

Bakmi jawa tidak kalah nikmat dengan makanan khas lain yang ada di Yogyakarta. Bakmi Jawa yang bisa dijadikan rekomendasi adalah bakmi Jawa Mbah Hardi Terban. Bakmi ini memiliki tekstur bakmie yang kenyal dan besar disertai bumbunya yang membuat cita rasa bakmi mbah Hardi menjadi idola. Kamu bisa memesan bakmi goreng maupun rebus sesuai selera.

Ayam Geprek

Ayam geprek di Yogyakarta merupakan salah satu kuliner yang wajib diserbu. Digeprek yaitu diulek bersama cabai yang bisa dipilih sesuai selera. Ayam geprek di Jogja yang khas dan legend bisa kamu datangi ayam geprek bu Rum.

Oseng Mercon

Oseng mercon bu Narti adalah satu dari beberapa oseng mercon yang ada di Yogyakarta. Bagi kebanyakan orang tentu oseng mercon tidaklah begitu menarik. Hanya nasi putih yang kelilingi oeseng-oseng seperti kikil, kulit, gajih, dan tulang muda yang mana orang Jogja menyebut koyoran. Mercon diistilahkan untuk hidangan pedasnya cabai yang menempel di koyoran. Sehingga sensasi yang ditimbulkan akan meledak seperti mercon atau petasan.

Mangut Lele

Dari sekian banyak mangut lele yang ada di Jogja, Mangut Lele Mbah Marto dijadikan salah satu rekomendasi kuliner yang wajib dikunjungi. Ikan lele yang diasapi ini ditusuk dan diasap hingga kehitaman. Setelah itu barulah dibumbui dengan cabe merah pedas dan kuah santan. Khasnya adalah pengunjung bisa langsung ke dapur dan mengambil makanan sendiri. Barulah setelah selesai makan pengunjung mengaku telah menyantap apa saja yang hidangannya. Karena disini Mangut Lele tidak sendirian, si Mangut Lele ditemani oleh gudeg, garang asem, oseng-oseng, dan juga sambel krecek.

10 dari banyaknya kuliner khas Kota Istimewa yang legendaris ini semoga menjadi referensi makanan ketika Anda berkunjung ke Yogyakarta ya! Kapan ke Jogja lagi?

Kota Yogyakarta dikenal dengan kota yang selalu hidup. Banyak aktivitas yang dilakukan pada malam hari. Kota Yogyakarta selalu hidup setiap saat, bahkan semakin malam kehidupan di Yogyakarta semakin asyik. Jika Anda ingin menikmati kota Yogyakarta pada malam hari, tidak ada salahnya untuk datang dan bersantai sambil menikmati suasana sekitar di beberapa tempat di bawah ini.

Tugu Yogyakarta

Tugu Yogyakarta merupakan salah satu ikon dan landmark kota Yogyakarta yang sangat populer di kalangan wisatawan. Banyak yang menjadikan tempat ini sebagai tempat bersantai dan bercengkrama bersama kawan-kawan maupun keluarga. Banyak juga yang memilih mengabadikan momen untuk berfoto di tugu yang berdiri di jantung kota Yogyakarta. Lokasi tugu Yogyakarta ada di tengah perempatan antara Jalan Mangkubumi, Jalan Diponegoro, Jalan AM. Sangaji, dan Jalan Jenderal Sudirman. Lokasi ini begitu ramai pada malam hari dan menjadi daya tarik tersendiri bagi siapapun yang datang ke sini.

Jalan Malioboro

Siapa yang tidak mengenal Jalan Malioboro saat berkunjung ke Yogyakarta. Jalan Malioboro merupakan jalan paling legendaris dan paling populer di Yogyakarta. Deretan pedagang kaki lima dan deretan toko-toko pernak-pernik, pakaian, dan gerai makanan turut mewarnai kehidupan di jalan Malioboro ini. Jalan Malioboro tidak pernah sepi dari pengunjung dan selalu ramai dikunjungi. Bahkan banyak yang mengatakan jika datang ke Yogyakarta belum lengkap rasanya jika belum mampir ke jalan yang satu ini.

Titik Nol Kilometer

Tempat menarik selanjutnya dan menjadi spot asyik di kota Yogyakarta ialah titik nol kilometer. Lokasi tempat ini berada di ujung jalan Malioboro yang terdapat di Perempatan Kantor Pos Besar. Lebih tepatnya berada di titik pertemuan empat jalan, yaitu Jalan Jenderal Ahmad Yani, Jalan KH. Ahmad Dahlan, Jalan Trikota, dan Jalan Senopati. Bagi kamu yang datang ke sini pada malam hari, bisa duduk-duduk santai sambil menikmati makanan atau minuman yang dijual di sekitar, seperti wedhang ronde, sate ayam, dan lainnya.

Alun-alun Kidul (Alun-alun Selatan)

Alun-alun Kidul sering disingkat dan disebut dengan nama Alkid merupakan sebuah lapangan yang lokasinya ada di bagian selatan kompleks Keraton Ngayogyakarta. Jika Anda datang ke Alkid pada malam Minggu atau malam hari libur, tempat ini akan sangat ramai dengan pengunjung. Banyak pedaganag dan warung jajanan yang bisa menjadi referensi untuk menemani Anda menikmati suasana di alun-alun kidul. Jajanan khas yang ada di sana di antaranya seperti wedhang ronde, jagung bakar, warung makan lesehan, dan lainnya. Anda juga bisa menyewa sepeda hias dan berkeliling alun-alun sebanyak satu putaran. Dijamin liburan Anda akan berkesan jika datang ke tempat ini.

Alun-alun Utara

Alun-alun Utara sering disingkat dan disebut dengan Altar. Lokasinya berada di bagian utara KeratonNgayogyakarta, lebih tepatnya berada persis di depan Keraton Ngayogyakarta bagian depan. Meski tidak seramai dengan Alkid, Altar juga memiliki tempat yang luas dan cocok untuk bersantai dan berkumpul dengan kawan maupun keluarga sambil menikmati suasana di sekitar. Anda juga bisa menikmati jajanan wedhang ronde, jagung bakar, dan lainnya yang juga ada di Altar. Selain itu, tempat ini juga kerap dijadikan sebagai tempat Sekaten dan tempat diselenggarakannya pasar malam Sekaten. Banyak sekali arena permainan, penjual makanan dan minuman, serta berbagai pakaian dan pernak-pernik yang ada saat dilaksanakan pasar malem Sekaten.